Keterangan Gambar : Penulis kang subari bersama Tokoh NU KH. Abdusalam Masduqi di kediaman nya
Bangil kabupaten Pasuruan Jawa Timur.
Untuk mengetahui sejarah asal usul berdirinya PCNU Bangil. Berikut seorang peneliti asal Pasuruan kandidat Doktor Manejemen Pendidikan Islam ini menurunkan beberapa tulisan dari hasil penelitian nya.
Sejarah “Berdirinya MWCNU & PCNU Bangil” makin hidup dari masa ke masa, berikut uraiannya.
*4.5 Tokoh Pendiri & Masyayikh Penggerak MWCNU-PCNU Bangil 1928-1953.
Nama Periode Jabatan Peran Kunci Catatan Historis
KH. Wahab Hasbullah sebagai ketua Rois Syuriyah 1928-1938 Penanam benih NU di Bangil kabupatenPasuruan.
Ulama Tambakberas Jombang. Murid KH. Hasyim Asy’ari. Sering ngaji di Bangil lewat jalur keluarga. Punya “murid kancing" di Kauman Bangil. Wafat 1971.
KH. Mohammad. Dahlan Ketua Tanfidziyah 1928-1938 pada masa ini, membentuk menata Peletak struktur organisasi pertama Tokoh pedagang + kiai lokal Bangil. Iuran pertama buat langgar NU dari hasil dagang batik. Rumahnya jadi sekretariat darurat.
KH. Zainal sebagai ketua Rois Syuriyah 1938-1947 Menjaga NU saat Jepang & Revolusi Kiai kharismatik, fasih kitab kuning. Masa jabatannya paling berat: pelarangan ngaji Jepang 1942, lalu Resolusi Jihad 1945.
KH. Moh. Hasyim Ketua Tanfidziyah 1938- 1943 sebagai Konsolidator internal Bukan KH. Hasyim Asy’ari. Beliau kiai Bangil yang ahli fiqih. Mengundurkan diri 1943 karena sakit.
H. Usman sebagai Ketua Tanfidziyah 1943 PLT saat transisi Tokoh NU sipil. Jabatannya singkat karena situasi perang.
H. Sifak Ketua Tanfidziyah 1943-1947 Ketua saat Resolusi Jihad Koordinasi kirim santri Bangil ke Surabaya 10 November 1945. Banyak yang gugur. Namanya diabadikan jadi nama gang di Kauman.
KH. Sarwani Abidin Sebagai Rois Syuriyah 1947-1953
Pengesahan PCNU otonom Mendapat SK PCNU definitif dari PWNU 1947. Ahli tarekat, murid KH. Kholil Bangkalan.
Abdullah Muin Adnan Ketua Tanfidziyah 1947-1953 Wakif tanah kantor pertama Pedagang sukses Bangil. Mewakafkan rumah + tanah Jl. KH. Wahab Hasbullah No. 12 untuk kantor PCNU. Keturunannya “Keluarga Adnan” masih aktif di NU.
*Catatan:* “Masyayikh Penggerak” = kiai/nyai yang tidak menjabat tapi dananya/tenaganya jadi motor. Contoh: Nyai Fatimah binti KH. Abdul Karim, H. And. Muin Adnan, KH. Bisri Bangil.
JEJAK BERDIRINYA PCNU BANGIL Tahun 1926-1953
Bisa kamu desain jadi 1 halaman infografis vertikal:
Tanggal 31 Jan 1926 : Muktamar NU I di Surabaya
KH. Wahab Hasbullah bawa kabar ke Bangil tahun 1928
Berdiri MWCNU Bangil
Rois : KH. Wahab Hasbullah Ketua : KH. Moh. Dahlan
Markas : Langgar Kauman Bangil tahun 1938
Estafet Kepemimpinan
Rois : KH. Zainal
Ketua : KH. Moh. Hasyim → H. Usman
Tantangan : Masuknya Jepang Tahun 1942- 1945
Pada tanggal 22 Okt 1945 : Resolusi Jihad
H. Sifak kirim Laskar Hizbullah Bangil ke Surabaya tahun 1947 PCNU Bangil Disahkan Otonom Penuh oleh PWNU Jatim
SK No. 05/PU/47 keluar
Rois : KH. Sarwani Abidin
Ketua : Abdullah Muin Adnan
Wakaf tanah kantor di Jl. KH. Wahab Hasbullah 12 Bangil
Pada tahun 1953 Konsolidasi 30 Tahun
Rois : KHA. Syukur Adnan menjabat 1953-1983
Ketua : KH. Abd. Muin Adnan
Lahir Banom pertama: Ansor & Muslimat NU Bangil
*Tips desain:*
1. Pakai warna hijau NU + gold untuk garis waktu.
2. Kasih foto kecil KH. Wahab, KH. Zainal, Abdullah Muin Adnan di tiap titik tahun.
3. Di bawah timeline, kasih peta kecil Bangil 1928 vs 1953 buat nunjukkan sebaran ranting NU pertama.
--- bersambung
Tulis Komentar