Keterangan Gambar : Siswa MA Queen Zam Zam saat mengerjakan soal ujian dengan Handphone
Sejarah Asal-Usul Madrasah Aliyah Queen Zam-Zam Pasrepan 2008-2026 sesuai gaya "napak tilas" Oleh kang Subari
*BAB: 1
MADRASAH ALIYAH QUEEN ZAM-ZAM PASREPAN DI TENGAH PERKEMBANGAN ZAMAN
Dari Tetes Air Zam-Zam, Menjadi Mata Air Ilmu di Kaki Gunung"*
_2008 - 2026 | Pendiri: KH. Mashudi berikut penuturan nya,
*1. Asal Nama "Queen Zam-Zam"*
"Queen" = Ratu. "Zam-Zam" = air berkah. KH. Mashudi memberi nama ini dengan 3 harapan:
1. *Queen*: Santri putri jadi "ratu" di keluarganya kelak. Berakhlak, berilmu, memimpin dengan adab.
2. *Zam-Zam*: Seperti air Zam-Zam yang nggak pernah kering, ilmu di madrasah ini harus mengalir terus ke masyarakat Pasrepan.
3. *Pasrepan*: Dataran tinggi penghasil apel + krisan. Santri harus "secerah bunga, semanis apel, setinggi gunung cita-citanya".
Doa KH. Mashudi waktu meletakkan batu pertama: _"Mugo-mugo anak-anak kene ilmuné barokah koyo banyu Zam-Zam. Ojo leren ngalir"_
*2. Tahun 2008: Berdiri dari "Nol"*
Awalnya cuma mushola kecil + 7 santri putri ngaji sorogan di rumah KH. Mashudi, Dusun Krajan, Pasrepan. Wali muridnya petani apel. Bangunannya nyewa. Meja dari papan, bangku dari dol.
Tantangan: Anak Pasrepan banyak yang putus sekolah setelah SMP karena jauh ke Pasrepan dan Gondang wetan.
Untuk menampung anak yang tidak sekolah akhirnya tahun 2008 resmi: MA Queen Zam-Zam berdiri dengan SK Izin Operasional. Jurusan pertama: IPA + IPS Keagamaan.
*3. 2008-2015: Masa "Nguri-uri"*
Fase paling berat. KH. Mashudi keliling ngamen ilmu ke desa-desa: Nongkojajar, Sapih, Kedungrejo. Nyantuni anak yatim biar mau sekolah.
Ciri khas: "Ngaji + Bertani". Santri habis ngaji pagi, sore bantu orang tua metik apel. Ilmu fiqh dipraktekkan: "Zakat hasil panen". Ini yang bikin warga Pasrepan percaya.
Alumni pertama 2011: 12 santri. 8 di antaranya jadi guru ngaji di TPQ Pasrepan.
*4. 2016-2022:
Nama "Queen Zam-Zam" mulai dikenal. Dibangun gedung 2 lantai hasil swadaya + wakaf warga. Mulai ada Lab IPA, Perpustakaan, dan Asrama Putri.
Koneksi ke batik: Banyak santri putri belajar batik tulis dari pengrajin Pasrepan. Motif "Apel + Krisan Pasrepan" pertama kali dibatik santri MA Queen Zam-Zam. Jadi "Batik Santri Pasrepan".
Semboyan: _"Siswa Cerdas, Santri Sholehah, Generasi Pasrepan Berkah"_
*5. 2023-2026: Masa "Citra"*
18 tahun berjalan. MA Queen Zam-Zam sekarang punya 200+ siswa 25 guru, 12 ekstrakurikuler: Tahfidz, Robotik, Batik Tulis, Pertanian Organik. Jurnalistik.
Prestasi: Juara 1 KSM Kimia Kab. Pasuruan 2024, Santri Tahfidz 30 Juz, Batik karya santri dipamerkan di Gempol.
Filosofi KH. Mashudi sampai 2026: _"Madrasah ini bukan milik saya. Ini titipan umat Pasrepan. Saya cuma kuncinya sumur Zam-Zam. Yang ngambil airnya, anak-anak kita semua."
Saat bertandang ke Madrasah Aliyah Queen Zam Zam kang subari memberi kan bukunya ber judul satu Guru Satu Aplikasi di Terima oleh Ustadz Yusuf wakil kepala sekolah.
Tulis Komentar