Keterangan Gambar : Seminar internasional digelar di pasuruan
Pasuruan-wartapro.com
Universitas Nahdlatul Ulama' Pasuruan sukses menyelenggarakan International Convention Humanity, Sustainable & Technology 2025 di Hotel Accent Pasuruan, hadir sebagai pembicara Dr, Muhammad Hasan Chabibi ST MSi. Staf husus Menteri Pendidikan sain dan Teknologi Indonesia, Prof Ainun Na'im Ph.D Ketua LPT PBNU Prof Dr Zuraidah Mohd Sanusi Director Accounting Researh Inrstitute ( ARI ) Malaysia yang juga dihadiri oleh Forum Rektor UNU seluruh Indonesia sebanyak 40 Rektor dari 47 UNU seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya Rektor UNU Dr. Abu Amar Bustomi menguraikan tentang maksud dan tujuan diselenggarakan acara ini sebagai forum untuk membangun kerjasama internasional bidang ilmu pengetahuan dan teknologi terutama sekali dengan Perguruan Tinggi Perguruan yang ada di Malaysia seperti UTM, ARI dan lain lain terutama sekali bidang teknologi yang mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat. Jangan sampai pengembangan teknologi justru akan menghancurkan ekosistem yang ada.
Rektor UN Pasuruan, Dr. Abu amar Bustomi mengatakan kegiatan internasional ini merupakan bagian dari visi kampusnya untuk menjadi kampus inklusif teknologi dengan reputasi global. Dari konvensi ini diharapkan bisa dihasilkan rekomendasi mengenai sinergi nilai kemanusiaan, inovasi dan keberlanjutan pembangunan. “Tema yang kami angkat adalah isu yang sedang hangat diperbincangkan masyarakat dunia, yakni sinergyzing Human Values, Innovation and Sustainbale Futures,” tambah rektor yang baru dilantik untuk periode kedua di PBNU pada 23 Agustus lalu.
Prof Dr Zuraida Mohd Sanusi menitik beratkan pada bagaimana masyarakat diselamatkan dari kejahatan teknologi terutama sekali bidang keuangan, banyak sekali yang mengikuti program crypto yang berlangsung lintas negara, ini harus ada perlindungan dari negara, sehingga masyarakat tidak dirugikan dengan lalu lintas keuangan secara elektronik.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan Rapat Tahunan Forum Rektor yang membahas pengembangan UNU dan kebijakan apa yang harus diambil oleh LPT PBNU dalam memajukan universitas Nu seluruh Indonesia.
Bersamaan itu pula bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Universitas NU yang kedua pasca berabohnya status dari ITS NU menjadi UNU Pasuruan tepatnya tanggal 28 Agustus 2025, berada di Kompleks perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, kini membuka 9 Prodi Umum dan agama yakni teknik industri, teknik kimia, teknik pengolahan hasil pertanian, pendidikan matematika, pendidikan biologi, pendidikan fisika, program studi desain komunikasi visual, Pendidikan Agama Islam dan perbankan Syariah berharap ke depan betul-betul menjadi Perguruan Tinggi yang mempunyai kualitas Nasional maupun internasional. (Adv.)
Tulis Komentar