Pasuruan di guyur hujan dengan Air Es salju

$rows[judul] Keterangan Gambar : Warga pasuruan pegang es salju yang turun dari langit

 Pasuruan, 31 Januari 2026 - Sore hari ini, pukul 16.30 wib Pasuruan Jawa Timur diguyur hujan es yang cukup deras.

Warga setempat, termasuk Ustadz Subari, sangat heran dengan fenomena alam ini. "Kenapa kok bisa hujan es ya?" tanya Ustadz Subari saat melihat es yang turun dan menghantam genteng asbes dan seng dengan suara keras tok tok. 

Hujan es adalah fenomena alam yang terjadi ketika butiran air hujan membeku menjadi es sebelum mencapai permukaan bumi. Proses ini terjadi ketika suhu udara di atas permukaan bumi sangat dingin, sehingga butiran air hujan membeku menjadi es. 

Menurut penjelasan ilmiah, hujan es dapat terjadi ketika awan cumulonimbus yang sangat tinggi dan dingin memungkinkan butiran air hujan membeku menjadi es. Ketika es ini turun, mereka dapat meleleh menjadi air hujan jika suhu udara di bawah awan cukup hangat, atau tetap menjadi es jika suhu udara tetap dingin. 

Ustadz Subari dan warga Pasuruan lainnya masih mencoba memahami fenomena alam ini.

"Saya belum pernah melihat hujan es seperti ini sebelumnya," kata Ustadz Subari.

"Mungkin ini adalah tanda dari perubahan cuaca yang tidak biasa." Katanya seorang guru Ilmu Pengetahuan Sosial. 

 Hujan es bisa terjadi di Pasuruan Jawa Timur, yang merupakan dataran rendah karena beberapa faktor: antara lain :

1. Terjadinya Awan Cumulonimbus, 

Awan cumulonimbus adalah awan yang sangat tinggi dan dingin, dapat mencapai ketinggian hingga 10 km.

Jika awan ini terbentuk di atas Pasuruan, maka butiran air hujan dapat membeku menjadi es sebelum mencapai permukaan bumi.

2. Suhu Udara Dingin, Suhu udara di atas Pasuruan mungkin lebih dingin daripada biasanya, sehingga memungkinkan butiran air hujan membeku menjadi es.

3. Angin Kencang, Angin kencang dapat membawa awan cumulonimbus ke atas Pasuruan, sehingga memungkinkan hujan es terjadi.

4. Perubahan Cuaca Perubahan cuaca global dapat menyebabkan fenomena alam yang tidak biasa, seperti hujan es di daerah dataran rendah.

Jadi, meskipun Pasuruan adalah dataran rendah, namun faktor-faktor di atas dapat menyebabkan hujan es terjadi. 

Minum air hujan es yang turun tidak secara langsung berbahaya untuk kesehatan, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Kualitas Air, Air hujan es dapat terkontaminasi dengan polutan udara, seperti debu, asap, dan bakteri.

2. Bakteri dan Virus, Air hujan es dapat mengandung bakteri dan virus yang dapat menyebabkan penyakit, seperti E. coli, Salmonella, dan Virus Influenza.

3. Kandungan Kimia, Air hujan es dapat mengandung kandungan kimia, seperti asam nitrat dan asam sulfat, yang dapat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Namun, jika air hujan es yang turun di Pasuruan ini bersih dan tidak terkontaminasi, maka minum air hujan es tidak akan berbahaya untuk kesehatan.

Untuk memastikan keamanan, sebaiknya:

1. Rebus Air, Rebus air hujan es sebelum diminum untuk membunuh bakteri dan virus.

2. Saring Air, Saring air hujan es dengan filter atau saringan untuk menghilangkan kotoran dan polutan.

3. Periksa Kualitas Air Periksa kualitas air hujan es sebelum diminum untuk memastikan bahwa air tersebut aman untuk dikonsumsi.

Jadi, jika Anda ingin minum air hujan es, pastikan untuk mengambil langkah-langkah keamanan di atas. Semoga manfaat. 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)