Keterangan Gambar : Subari sedang baca buku di perpustakaan sebagai sumber inspirasi dan ide kreatif
Jadilah Guru yang di kenang, bukan sebagai Pecundang
Oleh : Kang subari
Pengamat pendidikan
Tinggal di Pasuruan
Mungkin Belum Banyak Yang Tau , Inilah Sosok Pencetus buku cara membaca "INI IBU BUDI" Yang viral pada jaman tahun 1980 an.
Sejujurnya, kita semua pasti pernah dengar dan menemumenemui dan merasakan pada era tahun 1980 an , waktu itu kita mungkin sekolah di sekolah tingkat SD atau madrasah ibtidaiyah kita mendapatkan pelajaran membaca di buku untuk mengeja tulisan "INI IBU BUDI!" Tapi, "Sebenarnya, siapa sih yang menulis buku yang di sebut "Ibuku Budi" yang asli ini? Dan siapa pencetusnya sampai kalimat ini jadi viral?"
Nah, kali ini kita bongkar habis tuntas! Ternyata, kisah di balik ungkapan legendaris ini jauh dari yang kita bayangkan. Bukan sekadar iseng atau candaan semata, tapi ada cerita perjuangan, keunikan, bahkan mungkin sedikit kesedihan yang tak banyak diketahui.
Masih ingat Sosok legendaris di balik kalimat "Ini Budi, Ini Ibu Budi" adalah Siti Rahmani Rauf. Beliau adalah seorang pendidik asal Padang, Sumatera Barat, yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia literasi anak-anak Indonesia.
Pencipta Metode SAS: Ibu Siti menyusun buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 SD menggunakan metode Struktur Analitik Sintesis (SAS) pada era 1980-an atas permintaan Depdikbud.
Inilah sosok guru teladan, bukan pecundang.
Karya Tanpa Pamrih: Meskipun bukunya digunakan jutaan anak di seluruh Indonesia,
Karier Pendidikan: Sebelum pensiun pada tahun 1976, jabatan terakhirnya adalah Kepala Sekolah SDN Tanah Abang 5, Jakarta Pusat. Tutup Usia: Beliau wafat pada 10 Mei 2016 di usia 96 tahun.
Menurut pengamatan kang Subari , sekarang anak anak malas baca dan menulis karya. bagaimana caranya untuk menumbuhkan semangat belajar dan menjadi sosok guru di idolakan murid dan di kenang sepanjang masa.
Berikut tips kang Subari yang berbagi pengalaman. Jadilah guru yang diingat dan dikenang itu tidak mudah, tetapi jika jadi guru pecundang itu mudah dan gampang "
Guru itu sosok panutan bisa di peroleh dari perilaku setiap harinya. Perilaku guru akan dilihat dan dirasakan oleh insan manusia baik teman sejawat maupun siswa. Nah disinilah bisa menjadi contoh dan perlu adanya pendekatan edukasi ke murid-muridnya bagaimana cara menyampaikan materi pelajaran dengan baik dan ber perilaku yang baik. Menjadi guru idola adalah impian banyak guru.
Berikut beberapa tips untuk menjadi guru yang diingat dan di kenang bukan sebagai guru pecundang.
Jadilah guru yang peduli terhadap lingkungan, Tunjukkan kepedulianmu terhadap lingkungan disaat murid-muridmu, membutuhkan petunjuk dan nasehat. Tunjukan Kepedulianmu baik dalam hal akademis maupun non akademis.
- Jadikan pembeda cara mengajar dan menyampaikan materi, perbedaan cara menyampaikan materi akan memberikan dampak positif pada keberhasilan siswa melalui pelajaran atau kegiatan tersebut.
- Jadilah sosok inspirator,
Guru merupakan inspirator dan sebagai motivator bukan hanya di kelas tetapi juga ketika di luar sekolah atau masyarakat untuk mencapai tujuan mereka
- Buatlah ikatan hubungan emosional yang kuat, membangun hubungan emosional yang kuat dengan murid-muridmu, sebagian dari upaya pendekatan bagaimana cara memahami dan empati terhadap murid sehingga mereka merasa nyaman dan aman terbuka dengan anda.
Jadilah kreator yang menginspirasi, Gunakan metode pembelajaran yang kreatif dan menarik untuk membuat pelajaran lebih asyik dan menyenangkan, sehingga siswa mudah menerima dan memahami apa yang disampaikan.
- Tetaplah relevan, Pastikan pelajaran yang kamu ajarkan relevan dengan kebutuhan dan minat murid-muridmu.
- Jadilah panutan atau teladan yang baik bagi murid baik dalam hal perilaku maupun tutur kata .
- Berikan umpan balik yang konstruktif, Ber umpan balik yang konstruktif kepada murid akan menambah semangat untuk ingin tahu, sehingga mereka dapat memperbaiki diri.
- Jadilah guru yang sabar dan empatik, guru yang sabar dan empatik terhadap murid, akan di kenang siswanya terutama ketika mereka menghadapi masalah dan kesulitan.
- Tetaplah belajar, meskipun sudah jadi guru, "guru yang kreatif adalah guru yang kreatif adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar" dan mengembangkan diri, sehingga kamu dapat memberikan yang terbaik bagi murid-muridmu.
Prilaku diatas tips yang perlu di coba , semoga kamu dapat menjadi guru yang teladan diingat dan dikenang oleh murid-muridmu, sepanjang massa serta jadilah pemenang dalam karirmu sampai akhir hayat menjemputmu.
kang Subari adalah seorang pegiat literasi satu hari satu artikel. Tinggal di sobaripsr@gmail.com
Tulis Komentar